Selamat Tinggal, Lah!

(Sempena berakhirnya riwayat politik Perdana Menteri yang paling lemah di dalam sejarah Malaysia)
Dari Perlis hingga ke Sabah
dari menteri hingga ke petani
semuanya mengucapkan:
“Selamat tinggal, Lah!”
Apakah begitu senang dilupakan
si Bapa Mertua kepada Rembau
nepotismemu dengan Scomi dan ECM-Libra
obsesi BSA Tahir hingga oil-for-food PBB
tidak mungkan menjadi lemau
Oh, jangan lupa pada PGCC
atau kelucuan jambatan itu
(dari bengkok menjadi indah
dari indah menjadi mewah
kemudian terbatal dengan sendiri!)
Hancurlah negeri, hancur!
Selamat tinggal, Lah
tidak mungkin kami merinduimu!
selamat datang, Najib
dengan skandal Altantuyamu!
Bandar Tun Hussein Onn
April 2009
03 Apr


Tiada komen »
Tiada komen yang ditinggalkan.
Suapan RSS untuk komen-komen bagi kiriman ini. URL Jejak Balik
Tinggalkan komen anda
Mahukan gambar di sebelah komen anda? Daftar secara percuma di Gravatar.com.